Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, PAN DKI Tolak Bioskop Dibuka

FAZ • Thursday, 27 Aug 2020 - 21:51 WIB

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Lukmanul Hakim menolak beroperasi kembali tempat hiburan bioskop di ibu kota di tengah meroketnya kasus virus corona.

Hakim meminta Gubernur Anies Baswedan mengevaluasi rencana pembukaan bioskop.

Pasalnya tambahan harian kasus positif Covid-19 di ibu kota masih sangat tinggi dan belum menunjukkan tanda - tanda penurunan.

Sekarang ini kasus COVID-19 di Jakarta melonjak secara signifikan dengan positivity rate 9.9 persen dalam sepekan terakhir. Bahkan hari ini (27/8) DKI Jakarta mendapat tambahan 820 kasus positif Covid-19, alias yang tertinggi sejak bulan Maret silam.

"Kalau pandangan saya tentang bioskop ini kan tentu harus di evaluasi, karena Covid-19 di Jakarta ini masih naik belum ada tanda-tanda menurun. Satu hari itu bisa terinfeksi hampir 500-600 orang," tutur Hakim kepada wartawan, kamis (27/8/2020).

Apalagi tempat hiburan seperti bioskop mengharuskan penontonnya berada di ruangan tertutup kedap udara selama satu hingga dua jam.

Kondisi demikian dikhawatirkan justru jadi media penyebaran Covid-19 yang efektif di tengah masyarakat.

Ia pun mengingatkan bahwa Pemprov DKI untuk tetap mengedepankan keselamatan warganya ketimbang urusan meraup keuntungan bisnis semata. Untuk itu, kembali PSBB yang sangat ketat dengan protokol kesehatan selama pandemi patut diterapkan oleh Pemprov DKI.

"Saran saya untuk pak Gubernur, tolong lah dipikirkan masalah kemanusiaan dulu, jangan dipikirkan untuk keuntungan bisnisnya saja," pungkas Hakim.

Sebagaimana diketahui Gubernur DKI Anies Baswedan memastikan pembukaan bioskop di ibu kota dalam waktu dekat. Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan pembahasan bersama Satgas Penanganan Covid-19 tingkat pusat, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan.

Anies merujuk studi dan kajian dari 47 negara yang telah membuka bioskop bahkan ketika pandemi Covid-19 melanda negara tersebut.