Mahfud MD Pilih Rahasiakan Target Pembebasan 3 WNI di Filipina

Sarah Hutagaol • Tuesday, 17 Dec 2019 - 15:38 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD enggan memberitahu cara kapan target pembebasan dari 3 WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

"Nanti lah, target itu kan sudah bagian dari rahasia kita-kita," ucap Mahfud di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat Selasa (17/12/2019).frame frameborder="0" height="1" id="google_ads_iframe_/7108725/Desktop-Detail-Parallax_0" name="google_ads_iframe_/7108725/Desktop-Detail-Parallax_0" scrolling="no" title="3rd party ad content" width="1">

Sama halnya dengan target, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut juga tidak menjelaskan cara atau upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk membebaskan 3 WNI yang disandera itu.

Sandera

Kendati demikian, ia menyebut bahwa pemerintah hingga saat ini telah menemukan kesepakatan yang nantinya akan dijadikan solusi untuk melakukan pembebasan 3 WNI tersebut.

"Pokoknya kami sudah kompak, sudah punya solusi langkah-langkah yang dengan berbagai tahapannya gitu. Pokoknya kita akan menyelamatkan karena negara harus bertanggung jawab atas keselamatan warganya," terangnya.

Tak hanya mengaku sudah mempunyai solusi, Mahfud MD pun menyebut kalau beberapa pihak dalam pemerintah sudah berkomunikasi dengan pihak Filipina, bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun.

"Komunikasi jalan, diplomasi antara Kemenlu dengan Filipina jalan, Presiden dengan Presiden sudah juga pernah menyinggung itu," tutup Mahfud MD.

 

(sumber:okezone.com)