BEI Cabut Suspensi Saham Sugih Energi
Tuesday, 19 March 2019
BEI Cabut Suspensi Saham Sugih Energi
Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian sementara perdagangan efek PT Sugih Energy Tbk (SUGI) hari ini. Pengumuman tersebut dituangkan dalam surat No. Peng-UPT-00002/BEI.PP2/03-2019.

 

Seperti dikutip IDX, Selasa (19/3/2019), merujuk pengumuman BEI, tanggal 18 Februari 2019 perihal Informasi mengenai pembayaran denda keterlambatan atas ALF emiten SUGI.

 

BEI sampaikan bahwa SUGI selaku emiten tanggal 19 Maret 2019 telah menyerahkan dana pembayaran denda keterlambatan ALF secara penuh, Atas surat tersebut, Bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara saham PT Sugih Energy Tbk (SUGI).

 

Mulai sesi I perdagangan efek hari ini, perdagangan saham SUGI di pasar reguler dan pasar tunai kembali dibuka. Demikian pengumuman bursa atas penghentian sementara perdagangan SUGI.

 

Di paruh pertama tahun 2018, PT Sugih Energy Tbk (SUGI) mencatatkan rugi bersih mencapai USD10,25 juta, melonjak hampir 13 kali lipat atau membengkak 1.194% dari semester 1 tahun lalu yang sebesar USD791.740.

 

Mengutip siaran pers perseroan, kondisi ini berbalik dengan pendapatan perseroan yang justru tumbuh 49,95% menjadi USD316.825 dari USD211.284 pada periode yang sama tahun lalu.

 

Perseroan menyebutkan, seluruh pendapatan berasal dari penjualan minyak mentah kepada PT Pertamina. Beban pokok penjualan yang justru turun menyebabkan laba kotor Sugih Energy melambung. Beban pokok pendapatan SUGI turun 40,29% menjadi USD56.210 dari tahun lalu USD94.146.

 

Laba kotor SUGI naik 122% menjadi USD260.615 dari sebelumnya USD117.138. Tapi, beban keuangan yang besar menyebabkan lonjakan laba kotor tak tampak pada bottom line SUGI. Pada semester I, SUGI mencatatkan beban keuangan USD12,18 juta. Tahun lalu, SUGI tidak memiliki beban keuangan. Beban keuangan ini berasal dari beban bunga atas utang lain-lain sebesar USD6,23 juta dan selisih pinjaman USD5,94 juta.

 

Pada akhir Juni, SUGI memiliki total aset USD476,71 juta. Ekuitas emiten yang bergerak di bidang pertambangan, jasa, dan perdagangan ini sebesar USD145,01 juta. Total kewajiban SUGI sebesar USD331,70 juta.