RUPST, Siloam Tetapkan Direktur dan Komisaris Baru
Friday, 15 March 2019
RUPST, Siloam Tetapkan Direktur dan Komisaris Baru

JAKARTA - Pada hari Jumat tanggal 15 Maret 2019, PT Siloam International Hospitals TBK (“Siloam”) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Siloam mengumumkan penambahan anggota Direksi, Phua Meng Kuan (Daniel Phua) dan Ibu Monica Surjapranata sebagai direktur. Bapak Daniel Phua menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) dari Siloam Hospitals. Beliau memiliki pengalaman luas sebagai CFO dan pimpinan bagian keuangan dalam perusahaan publik di Indonesia maupun di luar negeri. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di bidang keuangan, strategi bisnis, dan pengembangan teknologi bisnis. Pengalamannya termasuk menjadi CFO PT Blue Bird Tbk dan Singapore Post. Ibu Monica Surjapranata telah berkarir di Siloam sejak 2016 dengan jabatan eksekutif. Beliau diangkat sebagai direktur eksekutif daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah di Siloam Hospitals Group. Beliau juga memiliki pengalaman manajemen bisnis yang dalam dan sebelumnya, beliau adalah CEO Times Bookstore dan Books & Beyond. Direksi menyambut hangat Bapak Daniel dan Ibu Monica dan Perseroan menantikan kebijakan dan bimbingan mereka sebagai anggota Direksi.

Direksi menerima pengunduran diri dari direktur Bapak Budi Raharjo Legowo dan Dr. dr. Andry, M.M., M.M., M.H.Kes. Perseroan berterima kasih atas kepemimpinan dan kontribusi positif mereka kepada Siloam selama setahun terakhir.

Siloam mengumumkan penambahan anggota Dewan Komisaris dengan menyambut Ibu Kartini Sjahrir sebagai komisaris independen. Ibu Kartini Sjahrir adalah seorang dokter antropologi dari Universitas Boston dan ketua dari Asosiasi Antropologi Indonesia. Pengalamannya yang terhormat termasuk menjadi duta besar Indonesia untuk Argentina, Paraguay dan Uruguay. Beliau juga pernah menjadi pemimpin redaksi di Yayasan Obor Indonesia. Perseroan dengan hangat dan merasa terhormat untuk menyambut Ibu Kartini Sjahrir untuk menjadi anggota Dewan Komisaris dan berharap dapat menerima bimbingannya pada tahun 2019.

Dewan Komisaris menerima pengunduran diri Bapak Tjokro Libianto, Bapak Romeo Fernandez Lledo, dan Bapak Farid Harianto. Perseroan berterima kasih kepada mereka atas kepemimpinan dan nasihat yang telah mereka berikan selama masa jabatan mereka sebagai anggota Dewan Komisaris.

Pada tahun 2018, Perseroan melaporkan kenaikan +12% pada Pendapatan Operasional Bruto (“GOR”) menjadi Rp5.965 miliar dan +13% peningkatan pada Pendapatan Operasional Bersih (“NOR”) menjadi Rp4.490 miliar. Siloam melayani lebih dari 2,3 juta pasien rawat jalan dan menerima 206 ribu pasien rawat inap pada tahun 2018, meningkat masing-masing 8% dan 11% dibandingkan tahun 2017. Perseroan juga menambahkan 4 rumah sakit baru ke dalam jaringan, yaitu Siloam Jember, Siloam Lubuk Linggau, Siloam Semarang, dan Siloam Palangkaraya. Sampai tahun 2018, Siloam terus menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan dan dengan mengoperasikan 34 rumah sakit yang tersebar di 22 propinsi di seluruh Indonesia.

Komisaris Utama Siloam, John Riady selaku menyatakan, Kinerja operasional dan keuangan yang kuat dari Siloam pada tahun 2018 adalah hasil kerja keras yang konsisten dari tim manajemen dan dari pihak pendukung lainnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada para regulator dan pemerintah atas tindakan terstruktur dan usah bersama mereka untuk memperluas harapan dalam perawatan kesehatan yang lebih baik di negara yang besar dan beragam ini. Akhir kata, saya ingin berterima kasih kepada pemegang saham kami atas dukungan mereka yang berkelanjutan terhadap Siloam, dan saya berharap untuk pertumbuhan finansial dan operasional lebih lanjut di tahun 2019,” katanya.

Mewakili Direksi, Ketut Budi Wijaya, selaku Presiden Direktur Siloam menyatakan, terima kasih kepada semua pasien yang memilih untuk meletakkan kepercayaan akan kesehatan mereka di Rumah Sakit Siloam pada tahun 2018.

“Kami menghormati dan menghargai kepercayaan itu dan kami akan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik di seluruh Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada karyawan kami atas dedikasi mereka dalam memberikan layanan kesehatan yang prima. Untuk para regulator dan pemerintah, saya sangat menghargai upaya yang dilakukan untuk memastikan bahwa akses layanan kesehatan diperluas mengikuti arah dan atas upaya memenuhi semua harapan pemangku kepentingan. Akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham kami atas kepercayaan mereka yang kuat terhadap tim manajemen kami. Kami akan terus bekerja tanpa lelah untuk mencapai hasil terbaik bagi semua pemangku kepentingan kami," ujarnya. (ANP)