How to Train Your Dragon: The Hidden World
Wednesday, 09 January 2019
How to Train Your Dragon: The Hidden World

Setiap pertemuan akan berakhir dengan perpisahan. Entah kapan, bagaimana, dan apa pun alasannya, tetapi melepaskan siapa pun yang dicintai, bukanlah perkara mudah. How to Train Your Dragon: The Hidden World menggambarkan dalamnya kondisi emosi tersebut dengan cara yang bisa diterima penonton semua umur.

Tokoh utama Hiccup sudah menjadi pemimpin muda bagi penduduk Berk, orang Viking yang hidup berdampingan dengan para naga. Sementara naga kesayangan Hiccup, Toothless, juga beranjak dewasa dan menjadi alpha yang dihormati sesamanya. Mereka mulai terbiasa menjalani kehidupan bersama, namun manusia pada dasarnya memang belum bisa menerima kehadiran naga yang selalu digambarkan buas. 

Tetangga orang Berk, masih menganggap naga sebagai ancaman. Apalagi muncul sosok antagonis, pemburu Night Fury atau naga sejenis Toothless, yang berniat membunuh dan mengendalikan naga secara kejam.

Situasi tersebut membuat Hiccup bersama kawan-kawannya mengajak seluruh orang Berk untuk bermigrasi. Tujuannya, mencari lahan baru yang lebih aman untuk manusia maupun naga, The Hidden World. Tempat asal naga tersebut dianggap bisa menjadi perlindungan orang Berk maupun hewan kesayangannya.

Namun, The Hidden World tak jelas posisi tepatnya. Sedangkan kejaran pemburu Night Fury semakin nyata dengan ancaman yang bisa menghancurkan seluruh warga Berk.

Sekali lagi dan untuk yang terakhir kalinya, Hiccup harus bekerja sama dengan Toothless. Kekompakan mereka makin terasa dengan dukungan teman-teman serta ibu Hiccup, Valka.

 

Dengan kekuatan cerita pada relasi manusia dan naga, How to Train Your Dragon konsisten menyajikan petualangan dengan pesan-pesan moral yang relevan untuk psikologis orang dewasa.

Sutradara dan penulis yang sudah terlibat sejak How to Train Your Dragon pertama, Dean DeBlois telah memperkenalkan kepada dunia, karakter dari buku cerita anak berjudul sama, karya Cressida Cowell.

DeBlois menjelaskan, "Sebagai pemimpin muda, Hiccup mengambil tanggung jawab untuk mencari tahu ke mana naga harus pergi, tetapi tetap saja, ketakutannya tersembunyi adalah Hiccup pada akhirnya merasa tidak layak tanpa Toothless, makhluk yang menyelamatkan dan mendefinisikannya. Dia mengabaikan fakta betapa pentingnya partner seperti Astrid, yang sangat berharga dan mampu. Astrid tidak hanya melihat kemampuan itu dalam dirinya ... tetapi ingin menjadi rekan yang diandalkan. Astrid berusaha menjelaskan masalah Hiccup dalam melepaskan Toothless. Hiccup seharusnya tidak menghentikan kodrat alamiah Toothless dalam menemukan nasibnya sendiri."

Peliknya konflik pribadi yang dialami Hiccup, diimbangi dengan tingkah lucu Toothless bersama pacar barunya, naga sejenis Light Fury. Selain itu, mata penonton tak hanya digenangi air mata selamat tinggal dan dialog-dialog inspiratif, tetapi juga dimanjakan dengan efek visual khususnya saat adegan di The Hidden World.

Dalam film pertama, hanya bisa 8 naga terlihat dalam satu adegan. Namun kini 8 tahun kemudian, lebih dari 65 ribu naga terlihat dalam satu shot di The Hidden World. Belum lagi dalam kaldera di The Hidden World, terdapat 68 juta jamur dan 79 juta koral yang mencengangkan.

 

Lalu bagaimana bagi Anda yang belum pernah menyaksikan How to Train Your Dragon (2010) dan How to Train Your Dragon 2 (2014)? Produser Brad Lewis menyebut The Hidden World tak hanya terbuka bagi fans baru, tetapi juga memuaskan penggemar beratnya.

"The Hidden World menawarkan kesempatan kisah cinta yang setara dengan epik petualangan lengkap dengan emosi yang dalam. Sutradara Dean memberi alam yang mempesona, dengan Dunia Tersembunyi para naga yang menjadi inti cerita. Misterius sekaligus menjadi jawabannya, sehingga menggoda sekaligus memicu imajinasi penonton," jelas Brad yang pernah terlibat dalam Ratatouille.

Jadi produksi DreamWorks Animation ini tak hanya bercerita secara menyenangkan tentang menjadi dewasa, tetapi juga menemukan keberanian menghadapi ketidaktahuan dan ketidakpastian, serta yang terpenting, soal tak ada yang dapat terlatih untuk bisa rela melepaskan, selain memanfaatkan kebersamaan sebaik-baiknya untuk pada akhirnya berpisah.

How to Train Your Dragon: The Hidden World hadir di bioskop untuk menyemangati awal tahun baru ini, tepatnya 9 Januari 2019

 

Genre: Animasi 

Sutradara: Dean Deblois

Pengisi suara: Jay Baruchel, America Ferrera, Cate Blanchett, Gerrard Butler, Jonah Hill, Kristen Wiig

Durasi: 1 jam 44 menit

Distributor: United International Pictures Indonesia

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 9 Januari 2018

Format: IMAX 3D, dll.

(MAR)