Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Terjadi Sepanjang Hari
Monday, 31 December 2018
Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Terjadi Sepanjang Hari

JAKARTA – Angin dengan kecepatan tinggi melanda sejumlah wilayah di Indonesia dengan durasi waktu yang lama bahkan sepanjang hari.

 

Jakarta misalnya. Angin kencang sudah meniup hampir seluruh wilayah Ibu Kota. Kondisi angin ini juga terjadi wilayah kota penyangga Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor.

 

Bahkan angin puting beliung menerjang Cirebon, Jawa Barat pada Minggu, 30 Desember 2018, dan menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 9 orang luka-luka dan 165 rumah rusak, mengutip data dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo.

 

Badan meteorologi, geofisika dan klimatologi (BMKG) dalam akun Instagramnya menjelaskan, penyebab angin kencang yang terjadi dalam sepekan terakhir akibat adanya peningkatan tekanan udara di wilayah Asia yang saat ini sedang terjadi musim dingin.

 

Foto: Okezone/BMKG 

Pergerakan angin yang kencang juga disebabkan oleh posisi matahari yang berada di selatan khatulistiwa karena gerak semu tahunan matahari menyebabkan di wilayah Indonesia dan Samudera Hindia akan banyak terbentuk daerah tekanan rendah, (seperti daerah tekanan rendah yang saat ini terbentuk di selatan Papua dan Jawa Timur).

 

“Akibat dari perbedaan tekanan antara dataran Asia dan Indonesia yang cukup besar ini adalah pergerakan massa udara dari Asia menuju Indonesia yang cukup kuat selama beberapa hari terakhir, dan bahkan hingga awal tahun 2019 nanti,” mengutip @BMKG, Senin (31/12/2018). 

 

Kondisi kecepatan angin yang cukup tinggi ini diprakirakan akan berlangsung hingga awal tahun 2019 nanti mengingat tekanan tinggi di Asia juga masih akan bertahan cukup lama.

 

BMKG mengimbau agar masyarakat betul-betul memperhatikan terkait potensi dampak akibat angin kencang ini untuk tidak melakukan aktivitas di bawah pohon, baliho ukuran besar, dan benda lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang terutama di wilayah pesisir pantai.

 

Angin kencang ini juga berpengaruh pada peningkatan ketinggian gelombang hingga awal tahun 2019 nanti, “maka kami mengimbau agar para nelayan atau masyarakat yang beraktifitas di lepas pantai untuk benar-benar waspada terkait potensi gelombang tinggi hingga awal tahun 2019 nanti.”

 

(fzy)

Source : Okezone.com