Spider-Man into the Spider-Verse
Sunday, 16 December 2018
Spider-Man into the Spider-Verse

Siapa bilang yang bisa jadi Spider-Man hanya tokoh Peter Parker?
Fotografer asal Queens New York, yang memiliki kekasih Mary Jane itu, bukan satu-satunya manusia laba-laba di dunia. Ada sejumlah orang teradiasi gelombang dengan perantara gigitan laba-laba di berbagai belahan dunia, dalam waktu berbeda-beda. Bisa dari masa lalu, masa kini ya seperti Peter Parker, masa depan dalam alam semesta yang juga beragam.

Spider-Man™: Into the Spider-Verse menghadirkan remaja dari Brooklyn, masih di New York, bernama Miles Morales. Sebagai anak muda African-American yang juga keturunan Puerto Rico, Miles berusaha beradaptasi di sekolah swasta terpandang di wilayah berkelas NY, Manhattan. 

Kehidupannya makin menantang setelah digigit laba-laba terpapar radioaktif, sehingga Miles memiliki kekuatan super, seperti mampu mengeluarkan jaring, kamufllase, menempel ke mana saja, mendengar suara secara lebih jelas, dan indra laba-laba. 

Sementara penjahat kelas kakap Kingpin berusaha mengembangkan teknologi pembuka portal ke semesta lain. Akibatnya, sejumlah versi Spider-Man hadir ke kehidupan Miles sebagai Spider-Man junior, di antaranya: Peter Parker masa lalu, Spider-Gwen, Spider-Man Noir, Spider-Ham, dan Peni Parker yang merupakan anime sekitar ratusan tahun ke depan. 

Selanjutnya, mereka berupaya mengalahkan Kingpin, dan Miles berusaha menerima diri dan belajar menjadi serta memanfaatkan kekuatan super sebagai Spider-Man. 

Menariknya, dialog-dialog antara Miles dengan banyak Spider-Man tersaji secara kocak seperti relasi anak muda dengan orang yang lebih dewasa. 

Belum lagi tampilan memanjakan mata ala membaca komik. Dengan visual dinamis, penonton diajak menyimak gaya baru dari film CG-animated, sekaligus menghargai dan mereasakan buku komik dari era keemasannya. 

Co-creator Christopher Miller menjelaskan, “Kami memiliki saat-saat ketika bingkai itu dipecah menjadi panel, seperti yang Anda lihat di buku-buku komik. Ada bingkai flash yang memungkinkan untuk komposisi yang tidak biasa, dan ada efek suara baru dan visual yang bergaya yang tersebar di seluruh film. Ada adegan-adegan di mana Anda merasa berada di dalam buku komik. Sangat menyenangkan untuk membuat dan sangat menarik untuk ditonton. Dan itu koreografi untuk mudah-mudahan mengubah cara animasi dilakukan di masa depan."

Inovasi animasi tersebut diimbangi cerita klasik tentang superhero melawan penjahat, lengkap dengan sisi humanis dan pesan inspiratif dalam Spider-Man™: Into the Spider-Verse.
 

Genre: Animasi, action, komedi
Sutradara: Bob Persichetti, Peter Ramsey, Rodney Rothman
Pengisi suara: 
Shameik Moore
Jake Johnson
Hailee Steinfeld
Mahershala Ali
Brian Tyree Henry
Lily Tomlin
Luna Lauren Velez
John Mulaney
Kimiko Glenn
Nicolas Cage
Liev Schreiber

Distributor: Sony Pictures Indonesia
Durasi: Hampir 2 jam

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 14 Desember 2018

(MAR)