The Nutcracker and The Four Realms
Sunday, 11 November 2018
The Nutcracker and The Four Realms

Hari Hallowen telah berlalu. Suasana dan dekorasi serba menakutkan telah berganti menjadi keceriaan sekaligus sukacita menjelang Natal. Disney membukanya dengan petualangan klasik tak terlupakan, "The Nutcracker and The Four Realms".

Terinspirasi dari "The Nutcracker and the Mouse King" (1816) karya E.T.A. Hoffmann, penonton diajak berkenalan dengan gadis cerdas 14 tahun bernama Clara, yang tertarik dengan ilmu sains. 

Pada malam Natal, Clara mendapat kado misterius dari ibunya, Marie, yang harus dibuka dengan kunci khusus. Untuk mendapatkannya, dia bertemu bapak baptis Drosselmeyer, yang selanjutnya mengarahkan Clara ke perjalanan ke dunia paralel membingungkan. 

Di sana, Clara berinteraksi dengan tentara Nutcracker, bernama Phillip, dan para bupati dari tiga alam: dunia salju, dunia bunga, dan dunia gula-gula. Dia langsung dekat dengan Sugar Plum Fairy, yang memimpin alam penuh permen dan snack manis, Land of Sweets.

Di balik keunikan tersebut, tersimpan konflik dengan dengan alam keempat yang dikuasai oleh Mother Ginger, pemimpin alam hiburan. Mother Ginger digambarkan punya rencana buruk untuk melawan ketiga bupati lainnya. 

Masalahnya, kunci yang dicari Clara, direbut oleh Mother Ginger beserta tikus cerdik dengan pimpinan Mouse King. 

Sutradara Mark Gordon menjelaskan, "Dalam kisah ini, Clara benar-benar terpukul dengan kepergian ibunya. Usahanya untuk bangkit dari kesedihan membawa Clara ke dunia yang penuh keajaiban, di mana ia harus berusaha menyelamatkan dunia paralel dan memecahkan misteri, yang ditinggalkan oleh ibunya." 

Simbol-simbol penuh pesan keberagaman terasa sangat kuat di sepanjang perjalanan Clara, yang diceritakan sebagai putri pewaris tahta. Bedanya dengan 'princess' umumnya, Clara digambarkan berani terjun menjadi pasukan Nutcracker, dan memanfaatkan kepintarannya di bidang ilmu pengetahuan. 

Belum lagi penokohan baik-jahat, protagonis-antagonis digambarkan lewat 'twist' dan keunikan tersendiri. 

"The Nutcracker and the Four Realms membawa kisah menyenangkan, dramatis, dan hangat. Disertai pesan positif akan cinta dalam keluarga, yang memberi kekuatan untuk mengatasi masalah, nilai kebenaran, kepandaian sebagai tema utama. Film ini cocok ditonton keluarga di musim liburan," ujar Sutradara Joe Johnston.  

Dengan pengambilan gambar di Pinewood Studios Inggris, dan beberapa lokasi sekitar London, "The Nutcracker and The Four Realms" menghadirkan pertunjukkan ballet spesial dari Misty Copeland dari American Ballet Theater, dan penari balet Ukraina, Sergei Polunin. 

Sutradara: Mark Gordon, Joe Johnston
Pemeran: Mackenzie Foy, Morgan Freeman, Keira Knightley, Helen Mirren, Jayden Fowora-Knight
Distributor: Walt Disney Studios Motion Pictures
Durasi: 1 jam 39 menit
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 2 November 2018

(MAR)