Merz Aesthetics Hadirkan Aplikasi REAL MATTERS ID
Friday, 07 September 2018
Merz Aesthetics Hadirkan Aplikasi REAL MATTERS ID

Jakarta – Hari ini, Merz Aesthetics meluncurkan aplikasi REAL MATTERS ID untuk membantu memastikan pasien klinik kecantikan menerima perawatan Ultherapy® autentik yang ditangani oleh dokter estetika terlatih dan bersertifikat. Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2008, Ultherapy® merupakan perawatan yang memanfaatkan teknologi ultrasound non-invasif yang meningkatkan sistem regeneratif tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen dengan lembut dan alami, dan telah membawa perubahan besar dalam dunia kecantikan di seluruh dunia.

Pertumbuhan industri estetika di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak orang yang mendatangi klinik kecantikan untuk bisa tampil maksimal. Dengan adanya kemajuan teknologi dalam dunia kecantikan, semakin memungkinkan banyak teknik yang dapat dilakukan untuk mengubah penampilan wanita menjadi lebih cantik sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Namun, perlu untuk diperhatikan oleh masyarakat bahwa harus hati-hati dalam memilih klinik kecantikan untuk perawatan estetika, karena bukan tidak mungkin menemukan klinik kecantikan yang melakukan praktek kurang jujur. Seperti halnya di industri lainnya, perawatan kecantikan ternyata juga terdapat produk-produk yang biasa disebut “KW” atau “tidak original”. Satu di antara alat perawatan kecantikan yang dipalsukan tersebut yakni teknologi Ultherapy® yang menggunakan ultrasound.

Country Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto mengatakan, aplikasi REAL MATTERS ID bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat memastikan perawatan kecantikan yang diterima di suatu klinik kecantikan, khususnya perawatan Ultherapy® menggunakan perangkat yang autentik atau “asli” serta ditangani oleh dokter estetika terlatih dan bersertifikat.

“Ultherapy® merupakan satu-satunya perawatan Ultrasound autentik yang sudah lolos uji FDA untuk perawatan kecantikan non-bedah yang dapat mengencangkan kulit kendur di bagian wajah (alis), leher, dan bawah dagu serta untuk memperbaiki garis halus dan kerutan di daerah sekitar bawah leher (décolletage). Keberhasilan dan popularitas Ultherapy® telah menyebabkan produksi beberapa perawatan tiruan dan membahayakan pasien yang tidak menaruh curiga dengan janji-janji palsu mereka. Perangkat treatment tiruan ini belum diuji dan berpotensi tidak aman, yang mungkin lebih berbahaya daripada memberikan kebaikan,” katanya.

Populer di kalangan dokter kecantikan, Ultherapy® menggunakan teknologi DeepSEE™ ultrasound imaging (pencitraan ultrasonografi) dimana para dokter kecantikan dapat langsung melihat lapisan kulit pada saat perawatan berlangsung untuk memastikan agar energi ultrasound tersebut dialirkan ke bagian kulit yang tepat. Teknologi unik ini didukung oleh lebih dari 50 studi klinis, lebih dari 60 makalah kesehatan terpercaya, dan lebih dari 100 paten dari seluruh dunia.

President Director of Miracle Group, dr Lanny Juniarti mengatakan, pihaknya menghimbau masyarakat agar cerdas untuk memilih klinik kecantikan yang menggunakan produk yang asli. Pasalnya banyak beredar produk alat perawatan kecantikan yang palsu, sehingga perawatan menjadi berjalan sia-sia. Karena, pada banyak perawatan palsu, energi dikirimkan pada tingkat dan kedalaman yang tidak konsisten, sehingga membahayakan pasien. “Energi ultrasound yang dikirimkan terlalu intens dan terlalu dekat ke permukaan kulit dapat menyebabkan luka bakar pada area yang seharusnya dirawat. Sebaliknya, energi yang dihantarkan secara sporadis (menyebar/tidak presisi) atau terlalu rendah (atau tidak ada sama sekali) dapat memberikan hasil yang kurang diinginkan - atau tidak ada hasil sama sekali,” tambahnya.

Founder Jakarta Aesthetic Clinic, Dokter Estetika Non-Bedah Indonesia, dr. Olivia Ong mengatakan, wajah manusia adalah struktur yang sangat kompleks, dengan banyak lapisan yang saling berhubungan, bergerak secara harmonis saat berekspresi dan berubah sejalan penuaan. Di masa sekarang, setiap orang perlu mengerti dan memilih untuk memastikan perawatan kecantikan yang dilakukannya aman. Aplikasi REAL MATTERS ID memberikan satu jaminan bahwa pasien tersebut mendapatkan perawatan dengan produk asli Ultherapy® (authentic certificate) sehingga manfaatnya dapat dinikmati sesuai harapan. “Karena, bila Ultherapy®-nya autentik dan ditangani para dokter yang tepat, resiko terjadinya efek samping minim dan pasien dapat kembali ke aktifitas selanjutnya tanpa masalah,” tambah Olivia,

Saat memilih Ultherapy® sebagai bagian dari rencana perawatan kecantikan, pastikan untuk memverifikasi bahwa anda menerima Perawatan Ultherapy® autentik dengan penyedia yang telah dilatih dan bersertifikat. Untuk menemukan penyedia Ultherapy® autentik bersertifikat di wilayah terdekat, kunjungi http://www.realmattersasia.com/indonesia untuk melihat daftar klinik yang sudah tersertifikasi sebagai penyedia Ultherapy® autentik. Masyarakat dapat merasa tenang karena praktisi ini telah menerima pelatihan teknis dan dukungan dari Merz, atau salah satu distributor resminya.

Menurut Ricardo Manaloto, kantor representasi Merz Asia Pacific di Indonesia juga menyediakan cara yang inovatif untuk memastikan keaslian perawatan Ultherapy® yang diterima oleh para pasien, yaitu Merz atau distributor resminya akan menyediakan kartu sertifikat pasien yang akan diberikan setiap pasien selesai melakukan perawatan Ultherapy.” Kartu ini nanti mengandung QR Code unik yang dapat di-scan menggunakan aplikasi REAL MATTERS ID.

Cara penggunaan aplikasi REAL MATTERS ID cukup mudah, yaitu pasien nanti akan dipandu untuk mengunduh aplikasi “REAL MATTERS ID” di Apple App Store atau Google Play Store lalu setelah melakukan pendaftaran, pasien dapat langsung men-scan QR Code yang ada di kartu dan mendapatkan validasi langsung tentang keaslian perawatan Ultherapy®-nya. Selain dari itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur “Clinic Locator”, dan beragam fitur yang akan mempermudah pasien untuk mengetahui lebih jauh tentang Ultherapy® dan juga ada fitur untuk melaporkan klinik-klinik yang menawarkan Ultherapy® yang tidak autentik.

"Besar harapan dari Merz agar aplikasi ini dapat membantu para pasien untuk dapat mendapatkan perawatan yang asli dan sudah teruji efikasi dan keamanannya oleh badan uji US FDA, dan Kementrian Kesehatan Indonesia, tutup Ricardo. (ANP)