Polisi Ringkus WN Palestina yang Tipu Pelatih Tinju Uni Emirat saat Asian Games 2018
Monday, 03 September 2018
Polisi Ringkus WN Palestina yang Tipu Pelatih Tinju Uni Emirat saat Asian Games 2018

JAKARTA - Aparat Polsek Metro Tamansari telah menangkap pria asal Palestina berinisial MMH lantaran nekat menipu pelatih tinju Asian Games 2018 asal Uni Emirat Arab (UEA) Muhamed Ibrahim Mawad Nasr saat berada di lokasi Bazar Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

 

"Sudah ditahan kesini," kata Kapolsek Tamansari AKBP Ruly Indra di kantornya, Jakarta Barat, Senin (3/9/2018).

 

Penangkapan dilakukan pada Kamis 30 Agustus kemarin, beberapa hari setelah kasus itu dilaporkan oleh pihak korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku telah lama berada di Indonesia dan bahkan sempat menjadi tahanan di Rutan Salemba Jakarta Pusat.

 

Ruly Indra menceritakan, peristiwa penipuan terjadi pada Jumat 23 Agustus sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu korban sedang di lokasi Bazar mencari charger handphone dan ketemu korban yang sebelumnya tidak saling kenal.

 

Keduanya mengobrol hingga akhirnya diajak berkeliling menikmati wilayah di Jakarta Barat. Selama perjalanan itu mulai berbincang-bincang, mulai diajak ke tempat hiburan malam namun korban menolak. Kemudian pelaku minta uang 100 dolar untuk membayar taksi.

 

Singkat cerita, korban ke money changer dan menitipkan tasnya ke pihak penjual. Dengan alasan disuruh korban, pelaku meminta tas yang baru saja dititipkan tersebut dan langsung memutus komunikasi dengan korban.

 

"Setelah kembali, barang yang tadi disebutkan, disampaikan itu sudah diambil pelaku, disitu ada uang dolar 300 USD, HP, kemudian jaket milik korban. Sehingga korban melaporkan hal itu ke Polsek Tamansari," pungkasnya.

 

Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku sudah sering melakukan penipuan dengan modus yang hampir sama. Pelaku yang mengaku aktivis sosial itu pernah berurusan dengan Polres Metro Jakarta Pusat dalam kasus penipuan.

 

"Koeban sebelumnya orang Indonesia, acak. Karena yang bersangkutan cukup punya kemampuan berbahasa Indonesia," pungkasnya.

 

(Badriyanto/kha-okezone.com)