Siswi SD di Pangkalpinang Lumpuh Usai Suntik Vaksin MR Rubella
Thursday, 30 August 2018
Siswi SD di Pangkalpinang Lumpuh Usai Suntik Vaksin MR Rubella

PANGKALPINANG, iNews.id – Nur Fauziah Larasati (9) siswi kelas tiga Sekolah Dasar Negrei (SDN) 37 di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, terbaring lemah dalam ranjang kamarnya. Dia mengalami kelumpuhan dan hanya bisa merintih kesakitan.

Gejala sakit yang dideritanya dialami semenjak Fauziah mendapat imunisasi vaksin measles rubella (MR) di sekolahnya pada Sabtu (25/8/2018). Dua hari setelahnya, bagian kaki dan perutnya timbul bintik-bintik merah dengan rasa gatal yang luar biasa. Hari kelima, Rabu (29/8/2018), bintiknya semakin membesar hingga kakinya sulit untuk digerakan dan berjalan.

Ayah Fauziah, Abdul Halim tak menduga anaknya akan mengalami sakit tersebut. Awalnya dia mengira itu akibat reaksi pemberian imunisasi hingga penyakit campaknya keluar. Namun melihat kondisi putrinya saat ini, dia justru menduga ada hal yang tidak beres dengan kesehatannya.

“Bintik merahnya pertama kali timbul kecil, lama-lama membesar dan kondisi anak saya kini kian parah sudah sulit berjalan,” kata Halim di rumahnya, Rabu (29/8/2018).

Dia mengatakan, sudah membawanya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan namun belum ada perubahan. Dinas terkait di daerahnya pun belum mengambil tindakan. Halim hanya berharap kondisi anaknya membaik dan sehat, serta tidak ada anak lain yang menjadi korban.

“Anak saya meminta izin untuk disuntik vaksin MR, katanya program pemerintah. Saya tahunya program pemerintah itu pasti bagus tapi malah jadi seperti ini, anak saya tidak bisa berjalan dan sakit,” ujarnya.

Mungkin masih banyak yang belum tahu, pemberian vaksin MR rubella saat ini sedang digalakkan pemerintah bagi balita dan anak-anak. Vaksin ini berfungsi untuk melindungi dari virus penyakit campak dan rubella. Sifatnya sebagai bentuk pencegahan, karena saat ini belum ditemukan obat untuk kedua penyakit tersebut.

(Sumber :Inews.id)