Mencicipi Masakan Tiongkok yang Murmer di Yogyakarta
Sunday, 29 July 2018
Mencicipi Masakan Tiongkok yang Murmer di Yogyakarta

 

YOGYAKARTA - Yogyakarta adalah kota bertemunya berbagai budaya yang dibawa oleh para pendatang. Selain budaya lokal, berbagai budaya besar dari daerah lain pun turut berkembang dengan baik di Yogyakarta, salah satunya budaya Tiongkok.

Hal ini dibuktikan dengan hadirnya berbagai kedai atau warung yang menyediakan hidangan Tiongkok dengan cita rasa yang istimewa. Berada di Yogyakarta, kedai-kedai makanan Chinese ini pun tidak mematok harga yang cukup tinggi dan bisa dikatakan murmer alias murah meriah sehingga cocok bagi semua kalangan mulai dari mahasiswa maupun keluarga besar. Berikut ini berbagai pilihan kedai yang menyajikan masakan Tiongkok yang telah direkomendasikan oleh para foodies di platform Traveloka Eats yang sudah malang melintang di dunia gastronomi.

1.Tio Ciu Bang Sinyo

Tio Ciu Bang Sinyo terletak di Jalan Moses Gatotkaca, dekat dengan Universitas Sanata Dharma dan Hotel Jogja Plaza. Kedai sederhana ini selalu dipenuhi para pengunjung dari berbagai kalangan, namun kebanyakan diisi oleh para mahasiswa yang mencari masakan chinese yang lezat, banyak, dan murah.

Hidangannya cukup lengkap, mulai dari menu wajib chinese food seperti nasi goreng, mie goreng, kwetiau goreng, fuyunghai, capcay, hingga menu-menu spesial ayam, sapi, dan seafood dengan berbagai pilihan saus yang dimasak di atas hot plate. Wajar saja Tio Ciu Bang Sinyo yang buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 24.00 ini hanya sepi ketika belum buka.

2.RM Lie Djiong

Rumah makan yang terletak di Jalan Brigjen Katamso ini menyajikan masakan Tiongkok yang otentik. Rumah makan ini termasuk dalam salah satu kuliner chinese yang legendaris di Yogyakarta, hal ini tampak dari desain rumah makannya yang masih sama seperti awal berdiri sehingga menampilkan kesan jadul.

Menu-menu yang ditawarkan cukup variatif, seperti swikee goreng tepung, babi kecap, ayam goreng tulang, kamar bola, bistik udang, dan lain-lain. Satu menu yang spesial adalah angsio cakar ayam yang terkadang harus dipesan beberapa hari sebelumnya. Jam operasi dari warung makan ini pun cukup unik karena hanya buka pada pukul 10.00 hingga 14.00, kemudian buka kembali pada pukul 17.00 hingga pukul 21.00.

3.Rumah Makan Baru

Rumah Makan Baru terbilang salah satu rumah makan yang sederhana namun menyimpan cita rasa yang luar biasa. Terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, rumah makan ini menyajikan menu yang cukup lengkap. Tidak tanggung-tanggung, terdapat 70 menu yang bisa Anda pilih sesuai selera. Beberapa menu andalannya adalah Ngo Hiang Kee, ayam goreng crispy yang sudah dilumuri bumbu ngohiang, serta Sla Ayam/Babi yaitu bistik daging yang diberi saus mayonaise, ayam goreng mentega, dan kekian goreng mentega. Rumah makan ini tidak terlalu besar, sehingga wajar saja apabila Anda harus mengantri bersama pengunjung lain yang sudah tidak sabar menikmati hidangan-hidangan andalan Rumah Makan Baru.

4.Rumah Makan Mahkota

Rumah makan yang terletak di Jalan Pajeksan, dekat Malioboro, ini sebelumnya dikenal dengan nama Rumah Makan Tiong San. Rumah makan ini merupakan salah satu restoran tertua di Yogyakarta karena telah berdiri sejak tahun 1937. Rumah makan ini memiliki menu unggulan yaitu mie kakap yaitu mie yang dibuat sendiri dengan campuran daging ikan kakap.

Menu ini terbilang jarang di Yogyakarta, dan mie Kakap di Rumah Makan Mahkota adalah yang terlezat. Selain Mie Kakap, rumah makan ini juga memiliki beberapa menu lain yang tak kalah nikmat seperti ayam goreng mahkota, ayam kungpao, ayam ca jamur, burung dara goreng kering, burung dara goreng mentega, dan masih banyak lagi. Rumah makan ini buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00.

5.Bakmi Ketandan

Bakmi Ketandan adalah salah satu kedai masakan Tiongkok yang selalu membuat para pengunjungnya kembali lagi dan lagi. Terletak di Jalan Bhayangkara, Bakmi Ketandan menyajikan bakmi goreng dan nasi goreng non halal terbaik di Yogyakarta dengan harga yang ramah.

Selain bakmie dan nasi goreng, masih ada pilihan menu lainnya seperti bihun goreng/kuah, paklay goreng/kuah, capcay tumis/kuah, jesim ca, hingga nasi goreng kekinian. Meskipun pilihan menunya relatif sedikit, tetapi rasanya sungguh nikmat. Wajar saja rumah makan yang buka mulai pukul 18.00 hingga 24.00 ini selalu ramai pengunjung. Sedikit tips untuk Anda, lebih baik pesan terlebih dahulu melalui telepon sebelum Anda sampai ke warung makan ini.

6.Bubur Yoyong

Jangan tertipu dengan ukuran kedainya yang mungil. Bubur Yoyong yang terletak di Jalan Magelang ini menyajikan salah satu bubur terlezat di Yogyakarta. Berbeda dengan bubur yang biasa Anda nikmati untuk sarapan, bubur di kedai ini tidak menggunakan banyak bumbu kaldu atau pun kecap asin karena rasa dari buburnya sendiri sudah kaya.

Ada tiga pilihan menu bubur yang semuanya memiliki topping yang lezat. Untuk pengalaman kuliner yang sempurna, sebaiknya Anda memesan bubur sarang dengan tambahan topping telur dan ayam. Suhu bubur yang cukup tinggi dapat melunakkan taburan mie kering sekaligus memasak telur yang sudah setengah matang.  Diaduk maupun tidak diaduk, bubur ini tetap lezat untuk disantap langsung. Namun apabila Anda menginginkan menu selain bubur, tersedia pula mie ayam, mie pangsit, nasi hainan, dan nasi goreng hainan. Bubur Yoyong buka setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 8.00 hingga 15.00. (ANP)