Mudik lewat Jalur Pantura, Incar 5 Kuliner Tradisional nan Lezat Ini
Tuesday, 05 June 2018
Mudik lewat Jalur Pantura, Incar 5 Kuliner Tradisional nan Lezat Ini

JAKARTA, iNews.id - Mudik menjadi momen paling ditunggu masyarakat untuk silaturahmi mengunjungi keluarga di kampung halaman. Jika libur Lebaran tahun ini Anda mudik melewati jalur Pantura, tidak ada salahnya sekalian berburu kuliner tradisional yang terkenal lezat.

Ada banyak pilihan yang dapat dikunjungi, salah satunya di Pekalongan. Anda dapat mencicipi nasi megono. Atau jika Anda berada di Tegal, tidak ada salahnya mencicipi sauto tauco Pasar Senggol.

Ingin tahu kuliner tradisional apa saja yang dapat Anda incar di jalur Pantura ketika mudik Lebaran? Berikut ulasan iNews.id, Senin (4/6/2018).

Nasi Megono, Pekalongan

Ketika sudah sampai di Pekalongan malam hari, Anda wajib mencicipi nasi megono. Ini adalah santapan lezat yang terdiri dari nasi, bihun goreng, serta cacahan nangka muda yang dikukus dan diolah bersama bumbu. Biasanya ada tambahan kecombrang untuk menambah nikmat. Salah satu tempat yang menyajikan nasi megono adalah Lesehan Bu Suli di Jalan Jeruk.

Lontong Dekem, Pemalang

Berada di Pemalang, tidak ada salahnya Anda mencicipi lontong dekem. Ini adalah hidangan berkuah dengan aneka rempah yang menghangatkan badan. Rasanya bertambah lezat jika ditambah dengan taburan serundeng, kerupuk, dan bawang goreng. Menu ini sangat mudah ditemukan di pinggiran jalan. Salah satunya Lontong Dekem Pak Drajat di daerah alun-alun.

Sauto Tauco Pasar Senggol, Tegal

Kuliner yang satu ini mirip dengan soto. Tapi berbeda dengan soto biasa. Sauto adalah soto yang menggunakan bumbu tauco. Boleh pilih sauto ayam, babat, atau campur keduanya. Boleh disajikan dengan nasi atau lontong. Menu ini disajikan dengan mangkuk kecil. Sambal memakai kecap plus rawit dan cocok dimakan dengan tahu goreng tepung atau sate kambing. Sauto Tauco Pasar Senggol berada di belakang pos polisi di Alun-Alun Masjid Agung Tegal.

Empal Gentong Mang Dharma, Cirebon

Siapa yang tidak suka dengan empal gentong. Kuliner yang mirip dengan gulai ini dapat Anda coba ketika mudik lewat jalur Pantura. Empal gentong disuguhkan dengan daging dan jeroan. Semua bahan dimasak dalam kuali atau gentong yang terbuat dari tanah liat.

Empal gentong biasanya disantap dengan potongan lontong. Lokasi Empal Gentong Mang Dharma bisa ditempuh dari lampu merah Grage Mall. Empal gentong ini berada di Jalan Slamet Riyadi No 1, Krucuk.

Kupat Glabed Pak Machali, Tegal

Kupat glabed adalah potongan lontong yang disiram kuah kental mirip kuah sate Padang. Di dalam kuahnya, ada mi dan potongan tempe kecil-kecil. Makan menu ini bisa ditemani sate bukur, yaitu sate kerang bumbu kelapa. Rasa pedas kupat diperoleh dari ulekan cabai rawit yang sudah direbus. Kupat Glabed Pak Machali berada di Alun-Alun PJKA Tegal dan buka hingga pukul 02.00 WIB.

 

Editor : Vien Dimyati